Advertisement
Berita
Home » Berita » Berita » ​”Semangat Baru, Pengabdian Nyata”: ORARI Lokal Aceh Tamiang Mantapkan Langkah Menuju Muslok 2026

​”Semangat Baru, Pengabdian Nyata”: ORARI Lokal Aceh Tamiang Mantapkan Langkah Menuju Muslok 2026

BANYAK CAKAP – Dengan penuh keseriusan dan semangat kebersamaan, Pengurus Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Aceh Tamiang bergerak cepat mematangkan persiapan pembentukan Organisasi Lokal (Orlok) 2026. Keseriusan tersebut tercermin dalam rapat internal pengurus yang berlangsung hangat di Cafe J2R, Kampung Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (10/10/2026).

​Rapat krusial ini dipimpin langsung oleh sosok kunci di balik penguatan organisasi ini, yaitu Saiful Alam dan Nanang Suryono.

Di bawah kepemimpinan dan arahan keduanya, pengurus membedah secara mendalam berbagai kebutuhan teknis maupun administratif demi memastikan seluruh tahapan menuju puncak Musyawarah Lokal (Muslok) yang dijadwalkan pada Minggu, 18 Oktober 2026, berjalan terencana dan terkoordinasi dengan matang.

​Tak sekadar membahas agenda musyawarah dan persiapan Ujian Nasional Amatir Radio (UNAR), fokus utama pertemuan ini adalah membentuk panitia pelaksana beserta pembagian tugas pada setiap seksi. Langkah ini menjadi fondasi penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat disiapkan secara sistematis sejak dini.

​Sejumlah seksi kerja pun resmi dibentuk, mulai dari registrasi dan penerimaan tamu, perlengkapan teknis, penataan tempat, konsumsi, dokumentasi, transportasi, keamanan, hingga hubungan masyarakat (humas) dan protokoler. Panitia juga diberi ruang untuk membentuk seksi tambahan sesuai dinamika kebutuhan di lapangan.

Aksi Nyata Tanpa Pamrih: Relawan ORARI Aceh Tamiang Pasang Repeater untuk Mitigasi Bencana

​Dalam suasana rapat yang penuh kekeluargaan, Saiful Alam menegaskan bahwa pembentukan panitia pelaksana ini bukan sekadar urusan pembagian tugas, melainkan momentum awal untuk merajut sinergi dan memupuk semangat gotong royong di antara seluruh pengurus dan anggota.

​”Ini merupakan fondasi dasar terbentuknya organisasi lokal ORARI. Keterlibatan dan komitmen seluruh unsur organisasi sangat diperlukan agar pelaksanaan musyawarah dapat berjalan lancar sesuai rencana yang telah ditetapkan,” ujar Saiful Alam optimis.
​Ia pun berharap, panitia yang telah dibentuk dapat langsung tancap gas menindaklanjuti tugas masing-masing, mengawal kebutuhan teknis dan administrasi dengan cermat menjelang hari H.

​Lebih dari sekadar wadah berkumpulnya para pegiat dan penggemar komunikasi radio amatir, Saiful Alam dan Nanang Suryono bercita-cita membawa ORARI Lokal Aceh Tamiang menjadi organisasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas. Salah satu peran strategis yang terus didorong adalah kesiapan ORARI sebagai tulang punggung komunikasi alternatif di saat-saat krusial. Dalam situasi darurat maupun ketika jaringan komunikasi konvensional mengalami gangguan, radio amatir terbukti menjadi sarana vital penyampaian informasi dengan cepat dan tepat.

​Oleh karena itu, momen pembentukan Orlok 2026 dijadikan batu pijakan untuk memperkuat konsolidasi internal, merangkul partisipasi aktif anggota, serta menyusun langkah strategis bagi kemajuan organisasi ke depan.

​Mengusung tema “Orlok ORARI Aceh Tamiang 2026: Semangat Baru, Pengabdian Nyata”, kegiatan ini diharapkan mampu menyulut energi baru dalam menjalankan roda organisasi, sekaligus mempertegas komitmen pengabdian ORARI bagi bumi Muda Sedia. Melalui persiapan yang matang dan kerja sama yang solid, Muslok Aceh Tamiang diyakini akan berlangsung tertib, sukses, dan melahirkan keputusan-keputusan terbaik.

Jembatan Lubuk Sidup dan Huntap Alur Jambu Segera Dibangun, Nora Apresiasi Perhatian Pemerintah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement