BANYAK CAKAP — Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) MITRAPOL Aceh, Teuku Indra Yoesdiansyah, SKM., SH., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri atas langkah pemberian penghargaan istimewa kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan dan Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo bersama empat personel jajaran Polda Aceh lainnya.
Penghargaan bergengsi ini diberikan atas kepemimpinan taktis serta keberhasilan Kapolda dan Wakapolda Aceh dalam mengendalikan situasi keamanan secara humanis di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Pengamanan tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan Zikir, Doa Tolak Bala, serta Aksi Bela Nanggroe dan Syariat pada 15 Agustus 2026, menyusul adanya dinamika pengibaran Bendera Bulan Bintang.
Dalam keterangannya, Teuku Indra Yoesdiansyah menyampaikan pernyataan resmi terkait apresiasi tersebut:
”Kami atas nama keluarga besar MITRAPOL Aceh memberikan apresiasi dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolri serta jajaran Polda Aceh, khususnya Bapak Kapolda Irjen Pol. Ruddi Setiawan dan Wakapolda Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, yang telah menunjukkan kepemimpinan taktis, humanis, dan berani di lapangan.
Langkah persuasif dan kehadiran langsung Bapak Kapolda bersama Wakapolda di Masjid Raya Baiturrahman pada 15 Agustus 2026 lalu membuktikan bahwa Polri mampu mengedepankan profesionalisme dan pendekatan dialogis dalam menjaga kedamaian Aceh. Penyerahan Pin Emas dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa ini sangatlah layak diberikan kepada pimpinan dan personel yang mendedikasikan diri demi tegaknya keamanan.
Semoga penghargaan ini menjadi motivasi kuat bagi seluruh jajaran kepolisian di Aceh untuk terus mengayomi masyarakat, serta menjaga Aceh tetap menjadi rumah yang aman, damai, dan kondusif bagi kita semua,” tegas Teuku Indra, Jum’at (21/8/2026).
Kepemimpinan Langsung Kapolda dan Wakapolda Aceh Redam Ketegangan
Keberhasilan penanganan di lapangan tidak lepas dari peran sentral Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, bersama Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo. Keduanya turun langsung ke lokasi kejadian untuk memimpin jalannya negosiasi dengan massa.
Langkah strategis dan dialogis yang dipimpin langsung oleh pimpinan tertinggi Polda Aceh tersebut berhasil meredam ketegangan, sehingga proses penurunan bendera dapat berlangsung secara aman dan kondusif. Pasca situasi terkendali, Kapolda dan Wakapolda juga langsung menginstruksikan jajaran kepolisian untuk menggelar patroli skala besar guna memastikan stabilitas keamanan di seluruh wilayah hukum Provinsi Aceh tetap terjaga.
Daftar Penerima Penghargaan
Pemberian penghargaan berupa Pin Emas Kapolri dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) ini menjadi wujud penghormatan atas dedikasi luar biasa dalam menjaga ketertiban masyarakat. Berikut adalah daftar enam personel Polri yang menerimanya:
• Penerima Pin Emas Kapolri:
– Irjen Pol. Ruddi Setiawan (Kapolda Aceh)
– Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo (Wakapolda Aceh)
– Kompol I Ketut Supriyatna (Kanit 1 Subdit 4 Ditintelkam Polda Aceh)
• Penerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB):
– Kompol Saiful Hadi (Kasat Samapta Polresta Banda Aceh)
– Aipda Azhari (Anggota Polsek Lueng Bata, Polresta Banda Aceh)
– Bripda Azkar (Anggota Samapta Polresta Banda Aceh)


Komentar